Kamis, 12 Januari 2012

Kabupaten Parigi Moutong

PDF Print E-mail

 Kabupaten Parigi Moutong
Kab Parigi Moutong 

Saat ini Kabupaten Parigi Moutong terdiri atas 20 kecamatan dan      175      desa serta 5 kelurahan, dengan luas wilayah 6.231,85 km2.
Secara administrasi hingga tahun 2009 kabupaten Parigi Moutong memiliki 20 kecamatan, 175 kelurahan/desa.
Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 oleh BPS, jumlah penduduk Kabupaten Parigi Moutong mencapai 413.645 jiwa, yang terdiri dari laki-laki 212.729 jiwa dan perempuan 200.916 jiwa dengan sex rasio 106 dan tingkat kepadatan penduduk rata-rata 61 jiwa/Km2.


Potensi Daerah Kabupaten Parigi Moutong

Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu daerah agraris di Sulawesi Tengah sehingga sektor petanian merupakan sektor yang memegang peranan penting dalam roda perekonomian daerah dan merupakan penyumbang terbesar terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yaitu sebesar 52,98 persen.
Komoditas perkebunan yang telah dikembangkan terdiri dari kakao, kelapa,  cengkeh, kopi, kapuk, kemiri dan jambu mete. Pada tahun 2009  komoditas yang paling banyak dihasilkan adalah kakao sebesar 73.568 ton dengan luas areal tanam 65.565 Ha, produksi kelapa mencapai 41.600 ton dengan luas areal tanam 24.906 Ha, produksi cengkeh mencapai 875 ton dengan luas areal tanam 3.357 Ha, produksi kopi mencapai 358 ton dengan luas areal tanam 327 Ha, produksi kapuk mencapai 171 ton dengan luas areal tanam 379 Ha, produksi kemiri mencapai 180 ton dengan luas areal tanam 260 Ha, produksi jambu mete mencapai 130 ton dengan luas areal tanam 864 Ha.
Kabupaten Parigi Moutong memiliki areal hutan seluas 396.236 Ha, terdiri dari hutan lindung 162.640 Ha, hutan produksi biasa tetap 22.467 Ha, hutan produksi terbatas 127.607 Ha, hutan yang dapat dikonversi 22.808 Ha, hutan suaka alam dan hutan wisata 60.714 Ha. Jenis kayu yang dihasilkan terdiri dari meranti, palapi, nyatoh, motoa, cempaka, rimba campuran, rotan dan damar.
Ternak kambing merupakan populasi yang cukup besar di Kabupaten Parigi Moutong disamping ternak lainnya. Pada tahun 2009, ternak kambing populasinya mencapai 28.351 ekor, ternak sapi dengan populasi 24.670 ekor, ternak babi dengan populasi 560 ekor dan ternak kuda dengan populasi 377 ekor. Sedangkan ternak ayam kampung,  pada tahun 2009 populasinya mencapai 320.091 ekor, ayam pedaging sebanyak 342.304 ekor, ayam ras petelur sebanyak 12.581 ekor dan populasi ternak itik sebanyak 29.260 ekor.
Jumlah potensi lestari di Kabupaten Parigi Moutong yang terkandung dalam wilayah laut khusus Teluk Tomini mencapai 68.000 ton/tahun, terdiri dari ikan pelagis (3,2 ton/km2 per tahun) dan ikan demersal (2,9 ton/Km2 per tahun). Dari luas areal penangkapan yang mencapai 28.208 Km2, baru berproduksi sekitar 21.072,2 ton/tahun yang berarti baru 30,9 persen dari jumlah potensi lestari. Belum optimalnya pemanfaatan potensi perikanan tangkap disebabkan masih kecilnya jumlah armada yang beroperasi serta masih sederhananya teknologi yang digunakan.
Pada tahun 2009 produksi perikanan tangkap laut dan umum mencapai 23.583,13 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 267.913.000.000,-, produksi perikanan  budidaya  tambak  mencapai   1.188,70 ton   dengan   nilai  produksi Rp. 49.166.000.000,-, produksi perikanan budidaya laut mencapai 7.886,50 ton dengan nilai produksi Rp. 24.920.000.000,- dan produksi perikanan budidaya kolam mencapai 92,60 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 1.452.000.000,-.

Pariwisata


Adapun objek wisata yang sementara dikelola dan dikembangkan di Kabupaten Parigi Moutong antara lain:
  • Air Terjun Tolai, Rasita Cinta Bahari, dan tempat telur/sarang burung Maleo, Lokasi Kecamatan Sausu.
  • Pulau Makakata, Tanjung Makakata, Air Panas Kayu Boko, Pantai Kayu Bura, Pantai Sinar Kampal, Pantai Bambalemo, Pantai Uwenggalojo Toboli, Pantai Mautivon Avulua, Pantai Pointoluwa MamuaToboli, dan Air Terjun Mambuku Nujea Pangi, Lokasi Kecamatan Parigi.
  • Pantai Nalera, Air Terjun Likunggavali/Panjat Tebing, Tanjung Maranindi, Air Terjun Polindo Lara, Air Panas Kasimbar, Pulau Kelelawar, Gunung Sidole,   dan Gunung Sindu, Lokasi Kecamatan Ampibabo.
  • Pantai Sidoan, Air Panas Sidoan dan Air Terjun Sidoan, Lokasi Kecamatan Tinombo.
  • Air Terjun Ogomojolo, Pulau Ogotion, Gunung Tinombala, dan Gua Tingkulang, Lokasi Kecamatan Tomini.
  • Pulau Ongka, Pasir Putih Santigi, Pulau Mandora, Pulau Moian, Pasir Putih Sibatang, Pulau Solaya, Dagat Dede (Pulau Kecil), Danau Bolano Sau dan Danau Dako, Lokasi Kecamatan Moutong.
  • Kuburan Tua Bulu Malali, Magao Janggo, dan Fuse Lembah, Kecamatan Parigi.
  • Ogo Alas, Monumen Khatulistiwa, Rumah Adat Tinombo, dan  Batu Tikar, Kecamatan Tinombo.
  • Pulau Kubur, Kecamatan Tomini.
  • Perkebunan rambutan, pembibitan pohon pinang, dan kebun durian  Parigimpa, Kecamatan Ampibabo.
(Sumber: Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar